Jangan sombong punya kulit atau rambut yang lembut. Sebab pasir putih pantai Mbawana jauh lebih lembut. Tidak pakai shampo dan yang jelas tidak memakai skincare. Pantai Bawana terletak di wilayah Sumba, Nusa Tenggara Timur, salah satu pantai idola para wisatawan lokal dan mancanegara.

Pasir putih pantai Bawana benar-benar lembut dan mulus. Sangat berbeda dengan pantai-pantai di Jawa yang justru lebih banyak sampahnya dibanding pasir pantinya. Di Pantai Bawana, sinar cahaya matahari seolah dipantulkan oleh butir-butir pasir putihnya. Menyilaukan mata tetapi juga memanjakan mata. Anda akan dibikin betah oleh pasir Pantai Mbawana.

Pasir Pantai Selembut Sutra di Pantai Mbawana Sumba

 

Faktor Penyebab Lembutnya Pasir Putih Pantai Mbawana

Berkat kelembutan pasir pantainya, Pantai Bawana menembus jajaran peringkat tinggi destinasi wisata idaman pelancong Indonesia dan mancanegara. Namun, Anda pasti memiliki rasa penasaran kenapa pasir pantai Bawana begitu lembut. Berikut beberapa penjelasannya.

Ketiadaan Industri Bermesin
NTT, khususnya Sumba, memang bukan area industri. Sebagai gantinya pemerintah daerah Sumba menggenjot sektor pariwisata. Hal ini terbukti lebih potensial karena pariwisata alam yang ditawarkan menjadi lebih terbebas dari kebisingan dan bercak polusi industri entah berupa plastik maupun cairan yang bisa sampai ke pesisir Pantai Mbawana.

Pedagang Asli Sekitar Pantai Masih Jarang
Jalan menuju Pantai Bawana banyak penduduknya, namun di sekitar pantai jarang sekali ada penduduk, apalagi pedagang atau warung yang menetap. Faktor ini mendukung pasir pantai Bawana menjadi lebih terjaga kebersihannya akibat jarang dijamah sampah-sampah pedagang.

Pantai yang Sunyi
Meskipun sunyi dan hanya bersuarakan debur ombak. Justru hal tersebut menjadikan pasir pantai Bawana menjadi sangat lembut. Pengunjung yang datang tidak sampai melebihi batas, bahkan tidak sampai menimbulkan kepadatan seperti Pantai Acol atau Parangtritis. Ketika matahari telah terbenam, pengunjung lebih memilih pulang daripada menginap.

Pengawasan Lingkungan
Demi menjaga keperawanan Pantai Bawana, masyarakat sekitar sangat proaktif menjaga lingkungan pantai. Apabila ada pengunjung yang seenaknya membuang sampah sembarangan maka akan ada peringatan yang disampaikan kepada pengunjung atau memungut sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung tersebut.

Wisatawan Sadar Lingkungan
Setiap wisatawan yang berkunjung di Pantai Bawana pasti memiliki tingkat kepedulian yang berbeda-beda terhadap lingkungan. Walaupun begitu, komunikasi antar wisatawan terkait kebersihan pantai menjadi sangat diutamakan. Adanya komunikasi yang baik ini menunjukkan bahwa wisatawan Pantai Bawana sama-sama memiliki kesadaran lingkungan.

Keindahan Tambahan Pasir Putih Pantai Mbawana
Selain pasir putihnya, Pantai Bawana ternyata menawarkan obyek eksotis lain yang tak kalah indah. Ada hal unik sebagai tambahan keindahan Pantai Bawana, yakni ikon unggulan berupa karang setinggi lima sampai enam meter namun ada lubang terowongan besar di bawahnya. Anda bisa melewati terowongan karang tersebut dengan bebas dan aman.

Akses menuju Pantai Bawa tidaklah sulit. Di dalam perjalanan menuju Pantai Bawana yang waktu tempuhnya lebih kurang satu jam dari pusat kota, Anda akan menemui beragam keunikan masyarakat yang mustahil dijumpai di kota, salah satunya adalah kuburan batu besar yang berada di samping-samping rumah penduduk.

Pasir putih pantai Mbawana yang begitu lembut dapat anda jadikan tempat berguling-guling. Bahkan bisa juga membuat hati anda ikut-ikutan menjadi lembut, tertular oleh kelembutan pasir pantai Bawana. Agar pasir putih pantai Bawana tetap lembut di kemudian hari, sebagai wisatawan Anda harus tetap memprioritaskan kebersihan pantai. Sebisa mungkin jangan buang plastik di bibir pantai.