Siapa yang tidak mengenal Sumba Timur sangat kental dengan ritual adat dari turun-temurun. Jika Anda berkesempatan mengunjungi daerah Sumba Timur jangan lewatkan kesempatan pergi ke tempat ritual. Salah satu wisata paling kental dengan nuansa ritual adalah Kampung Praiyawang, Desa Adat Rende Sumba NTT.

Akses Menuju Desa Adat Rende Sumba NTT
Desa tersebut berada kurang lebih 69 kilometer dari kota Waingapu. Lebih tepatnya berada di Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Anda dapat menjangkau desa ini dengan mengendarai kendaraan pribadi.

Dapat memulai perjalanan dari Kota Waingapu ke arah Desa Adat Rende membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 1 jam. Sayangnya, hingga kini belum ada transportasi umum untuk berpergian ke desa tersebut.

Wisatawan yang datang biasanya menggunakan mobil maupun motor sewaan. Anda akan dimanjakan dengan suasana alam nan indah sepanjang perjalanan. Tentunya perjalanan juga lebih lancar karena kini jalan menuju lokasi telah di aspal hitam.

Wisata Desa Adat Rende
Saat mengunjungi Kampung Praiyawang Desa Adat Rende Sumba NTT Anda akan menikmati atmosfir peradaban masa silam yang sangat kental. Tampak bangunan makam-makam kuno dengan berat mencapai 1 ton yang arsitekturnya berasal dari batuan yang dipahat. Sementara, bentuk rumah-rumah ada di desa ini memiliki ciri khas menyerupai menara tinggi.

Pusat wisata di desa ini dapat ditemukan di tengah-tengah yakni 1 bangunan rumah adat yang memiliki dinding terbuka. Bangunan tersebut lebih serupa dengan aula besar, adapun peralatan rumah tangga yang mencolok adalah 2 lemari kaca besar.

Lemari tersebut digunakan sebagai pajangan berbagai peralatan kuno yang umurnya ratusan tahun. Peralatan kuno ini baru akan digunakan ketika penduduk setempat melaksanakan upacara adat penyimpanan jenazah dan persembahan.

Desain rumah adat dari desa adat Rende memiliki atap yang berbentuk lancip. Tiap rumah terdapat 3 bagian, antara lain bagian bawah, atas, dan tengah. Setiap bagian menurut Suku Sumba bermakna, yakni alam bawah merupakan tempat persemayaman arwah. Sedangkan, alam tengah merupakan tempat hidup manusia dan alam atas adalah tempat tinggal para dewa.